Sabtu, 14 Maret 2026

Jurnal Membaca Cerpen dan Puisi

 Nama : Larahelfunika

Nim : 2530102020004

Kelas : A   

Mata Kuliah : Membaca Sastra

Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.

 

 

Jurnal Membaca

Cerpen

Judul: Mata-mata

Penulis: Yin Ude

Tanggal Baca: Sabtu, 14 Maret 2026


Pertanyaan Heuristik dan Jawaban

  1. Siapa tokoh utama dalam cerpen tersebut?
    Jawaban: Tokoh utamanya adalah Mayor Hasan, Kapten Mulyo, dan Sarina.

  2. Apa pekerjaan atau peran Mayor Hasan dan Kapten Mulyo?
    Jawaban: Mereka adalah perwira tentara yang memimpin pasukan dalam perjuangan melawan Belanda. 

  3. Siapakah Sarina dalam cerita itu?
    Jawaban: Sarina adalah perempuan yang bekerja di barak sebagai tukang masak dan tukang pijat bagi para tentara. 

  4. Apa peristiwa penting yang terjadi dalam cerita?
    Jawaban: Terjadi kecurigaan bahwa ada mata-mata yang membocorkan rencana pasukan kepada Belanda.

  5. Benda apa yang membuat Kapten Mulyo mulai curiga?
    Jawaban: Sebuah sapu tangan dengan bordiran bunga tulip dan tulisan Willem-Sari. 

Pertanyaan Hermeneutik dan Jawaban

  1. Apa makna simbol sapu tangan dalam cerpen tersebut?
    Jawaban: Sapu tangan menjadi petunjuk rahasia yang menghubungkan Sarina dengan pihak Belanda dan mengungkap identitas mata-mata.

  2. Apa makna sikap Mayor Hasan yang meremehkan perempuan sebagai mata-mata?
    Jawaban: Hal itu menunjukkan adanya pandangan stereotip bahwa perempuan dianggap lemah dan tidak mungkin terlibat dalam perang.

  3. Mengapa Sarina memilih bekerja di barak tentara?
    Jawaban: Secara tersirat, ia melakukannya untuk menyusup dan memberikan informasi kepada pihak Belanda.

  4. Apa pesan moral dari cerpen tersebut?
    Jawaban: Dalam perjuangan dan peperangan, pengkhianatan bisa datang dari siapa saja dan tidak boleh meremehkan orang lain.

  5. Apa tema utama cerpen ini?
    Jawaban: Tema utamanya adalah pengkhianatan dan intrik mata-mata dalam masa perjuangan melawan penjajah.



Nama : Larahelfunika

Nim : 2530102020004

Kelas : A   

Mata Kuliah : Membaca Sastra

Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.

 

 

Jurnal Membaca

Puisi

Judul: Mantera

Karya: Sutardji Calzoum Bachri

Tanggal Baca: Kamis, 12 Maret 2026 

 Pertanyaan Heuristik dan Jawaban

  1. Apa judul puisi tersebut?
    Jawaban: Judul puisi tersebut adalah Mantera.

  2. Benda atau gambaran apa saja yang disebutkan dalam puisi?
    Jawaban: Mawar, sayap merpati, langit, puncak gunung, duri, dupa, menyan, dan duka.

  3. Berapa jumlah mawar yang disebutkan dalam puisi?
    Jawaban: Lima percik mawar.

  4. Berapa jumlah sayap merpati yang disebutkan?
    Jawaban: Tujuh sayap merpati.

  5. Apa yang dilakukan dengan menyan dalam puisi tersebut?
    Jawaban: Menyan digunakan untuk mengasapi duka.

 Pertanyaan Hermeneutik dan Jawaban

  1. Apa makna kata mantera dalam puisi tersebut?
    Jawaban: Mantera melambangkan doa atau kekuatan kata-kata yang digunakan untuk memohon perubahan atau kekuatan batin.

  2. Apa makna simbol mawar dan merpati dalam puisi?
    Jawaban: Mawar melambangkan keindahan atau cinta, sedangkan merpati melambangkan kedamaian dan harapan.

  3. Apa arti ungkapan mengasapi duka?
    Jawaban: Melambangkan usaha menghilangkan kesedihan atau penderitaan melalui doa atau harapan.

  4. Mengapa penyair menggunakan angka-angka seperti lima, tujuh, dan sebelas?
    Jawaban: Angka-angka tersebut memberi kesan seperti ritual atau mantra yang memiliki kekuatan simbolis.

  5. Apa makna kalimat puah! kau jadi Kau! di akhir puisi?
    Jawaban: Melambangkan harapan atau perintah agar sesuatu yang diinginkan benar-benar terjadi atau terwujud.


Sumber:  https://riniintama.wordpress.com/puisi-kontemporer/


Sabtu, 07 Maret 2026

Jurnal Membaca Cerpen dan Puisi

 Nama : Larahelfunika

Nim : 2530102020004

Kelas : A   

Mata Kuliah : Membaca Sastra

Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.

 

 

Jurnal Membaca

Cerpen 

Judul: Sepotong Senja Untuk Pacarku

Penulis: Seno Gumira Ajidarma

Tanggal Baca: Sabtu, 7 Maret 2026


Pertanyaana Heuristik dan jawabannya

1. Siapa tokoh utama dalam cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku?

   Tokoh utama adalah seorang laki-laki yang disebut aku.

2. Kepada siapa tokoh aku mengirimkan senja?

   Tokoh aku mengirimkan senja kepada Alina, perempuan yang ia cintai.

3. Bagaimana cara tokoh aku mengirimkan senja tersebut?

   Ia memasukkan sepotong senja ke dalam amplop seperti surat cinta.

4. Apa tujuan tokoh aku mengirimkan sepotong senja itu?

   Untuk menunjukkan perasaan cintanya kepada Alina dengan cara yang istimewa.

5. Berapa lama surat berisi senja itu sampai kepada Alina?

   Surat tersebut baru sampai sekitar sepuluh tahun kemudian. 


Pertanyaan Hermeneutik dan jawabannya

1. Apa makna sepotong senja dalam cerpen tersebut?

   Sepotong senja melambangkan keindahan dan perasaan cinta yang ingin diberikan kepada orang yang dicintai.

2. Mengapa tokoh aku memilih mengirimkan senja, bukan benda lain?

   Karena senja dianggap sebagai sesuatu yang sangat indah dan romantis.

3. Apa pesan yang ingin disampaikan pengarang melalui cerita ini?

   Pesannya adalah bahwa cinta bisa diungkapkan dengan cara yang unik dan penuh imajinasi.

4. Apa makna keterlambatan surat yang sampai sepuluh tahun kemudian?

   Hal itu menunjukkan bahwa waktu dapat mengubah banyak hal, tetapi kenangan dan perasaan cinta bisa tetap ada.

5. Bagaimana sifat tokoh aku dalam cerpen ini?

   Tokoh aku digambarkan sebagai orang yang romantis, imajinatif, dan berani melakukan hal luar biasa demi cintanya.

Sumber: https://medium.com/@superherru/surat-cinta-yang-berisi-potongan-senja-3dbe7b68fc58









Nama : Larahelfunika

Nim : 2530102020004

Kelas : A   

Mata Kuliah : Membaca Sastra

Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.

 

 

Jurnal Membaca

Puisi Kontemporer 

Judul: Hujan

Karya: Sutardji

Halaman: 1

Tanggal Baca: Sabtu, 7 Maret 2026


Pertanyaan Heuristik dan jawabannya


1. Apa judul puisi tersebut?

   Judul puisi tersebut adalah Hujan.

2. Apa yang diceritakan dalam puisi tersebut?

   Puisi tersebut menceritakan tentang hujan yang seolah-olah bercakap-cakap dengan alam dan perasaan manusia.

3. Dengan apa saja hujan bercakap-cakap dalam puisi?

   Hujan bercakap-cakap dengan daun, pohon, batu-batu, badan, jam, dan rindu.

4. Di mana hujan digambarkan berada dalam puisi tersebut?

   Hujan digambarkan berada di sungai, laut, dan pantai.

5. Kata apa yang menunjukkan suasana alam dalam puisi?

   Kata seperti sungai, laut, pantai, daun, dan pohon menunjukkan suasana alam.

6. Bagaimana bentuk penyajian puisi tersebut?

   Puisi disajikan dalam larik-larik pendek yang sederhana.


Pertanyaan Hermeneutik dan jawabannya


1. Apa makna hujan dalam puisi tersebut?

   Hujan melambangkan perasaan, kerinduan, dan suasana batin manusia.

2. Apa makna hujan bercakap-cakap?

   Maknanya adalah hujan seolah-olah berinteraksi dengan alam dan perasaan manusia.

3. Apa makna sama rindu-rindu?

   Larik tersebut menggambarkan bahwa hujan berkaitan dengan perasaan rindu yang mendalam.

4. Apa makna di peluk pantai?

   Maknanya adalah pertemuan antara laut dan pantai yang menggambarkan kehangatan atau kedekatan.

5. Apa pesan yang ingin disampaikan dalam puisi tersebut?

   Pesannya adalah bahwa alam, khususnya hujan, dapat menggambarkan perasaan manusia seperti rindu dan ketenangan.

Sumber: https://id.scribd.com/document/338805780/Kumpulan-Puisi-Kontemporer


Jurnal Membaca Cerpen dan Puisi

 Nama : Larahelfunika Nim : 2530102020004 Kelas : A    Mata Kuliah : Membaca Sastra Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum. Jur...