Nama : Larahelfunika
Nim : 2530102020004
Kelas : A
Mata Kuliah : Membaca Sastra
Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.
Jurnal Membaca
Cerpen
Judul: Mata-mata
Penulis: Yin Ude
Tanggal Baca: Sabtu, 14 Maret 2026
Pertanyaan Heuristik dan Jawaban
Siapa tokoh utama dalam cerpen tersebut?
Jawaban: Tokoh utamanya adalah Mayor Hasan, Kapten Mulyo, dan Sarina.Apa pekerjaan atau peran Mayor Hasan dan Kapten Mulyo?
Jawaban: Mereka adalah perwira tentara yang memimpin pasukan dalam perjuangan melawan Belanda.Siapakah Sarina dalam cerita itu?
Jawaban: Sarina adalah perempuan yang bekerja di barak sebagai tukang masak dan tukang pijat bagi para tentara.Apa peristiwa penting yang terjadi dalam cerita?
Jawaban: Terjadi kecurigaan bahwa ada mata-mata yang membocorkan rencana pasukan kepada Belanda.Benda apa yang membuat Kapten Mulyo mulai curiga?
Jawaban: Sebuah sapu tangan dengan bordiran bunga tulip dan tulisan Willem-Sari.
Pertanyaan Hermeneutik dan Jawaban
Apa makna simbol sapu tangan dalam cerpen tersebut?
Jawaban: Sapu tangan menjadi petunjuk rahasia yang menghubungkan Sarina dengan pihak Belanda dan mengungkap identitas mata-mata.Apa makna sikap Mayor Hasan yang meremehkan perempuan sebagai mata-mata?
Jawaban: Hal itu menunjukkan adanya pandangan stereotip bahwa perempuan dianggap lemah dan tidak mungkin terlibat dalam perang.Mengapa Sarina memilih bekerja di barak tentara?
Jawaban: Secara tersirat, ia melakukannya untuk menyusup dan memberikan informasi kepada pihak Belanda.Apa pesan moral dari cerpen tersebut?
Jawaban: Dalam perjuangan dan peperangan, pengkhianatan bisa datang dari siapa saja dan tidak boleh meremehkan orang lain.Apa tema utama cerpen ini?
Jawaban: Tema utamanya adalah pengkhianatan dan intrik mata-mata dalam masa perjuangan melawan penjajah.
Nama : Larahelfunika
Nim : 2530102020004
Kelas : A
Mata Kuliah : Membaca Sastra
Dosen Pengampu : Ibnu Yustiya Ramadhan, S.S., M.Hum.
Jurnal Membaca
Puisi
Judul: Mantera
Karya: Sutardji Calzoum Bachri
Tanggal Baca: Kamis, 12 Maret 2026
Pertanyaan Heuristik dan Jawaban
Apa judul puisi tersebut?
Jawaban: Judul puisi tersebut adalah Mantera.Benda atau gambaran apa saja yang disebutkan dalam puisi?
Jawaban: Mawar, sayap merpati, langit, puncak gunung, duri, dupa, menyan, dan duka.Berapa jumlah mawar yang disebutkan dalam puisi?
Jawaban: Lima percik mawar.Berapa jumlah sayap merpati yang disebutkan?
Jawaban: Tujuh sayap merpati.Apa yang dilakukan dengan menyan dalam puisi tersebut?
Jawaban: Menyan digunakan untuk mengasapi duka.
Pertanyaan Hermeneutik dan Jawaban
Apa makna kata mantera dalam puisi tersebut?
Jawaban: Mantera melambangkan doa atau kekuatan kata-kata yang digunakan untuk memohon perubahan atau kekuatan batin.Apa makna simbol mawar dan merpati dalam puisi?
Jawaban: Mawar melambangkan keindahan atau cinta, sedangkan merpati melambangkan kedamaian dan harapan.Apa arti ungkapan mengasapi duka?
Jawaban: Melambangkan usaha menghilangkan kesedihan atau penderitaan melalui doa atau harapan.Mengapa penyair menggunakan angka-angka seperti lima, tujuh, dan sebelas?
Jawaban: Angka-angka tersebut memberi kesan seperti ritual atau mantra yang memiliki kekuatan simbolis.Apa makna kalimat puah! kau jadi Kau! di akhir puisi?
Jawaban: Melambangkan harapan atau perintah agar sesuatu yang diinginkan benar-benar terjadi atau terwujud.
Sumber: https://riniintama.wordpress.com/puisi-kontemporer/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar